Wartawan di Sumut Dikeroyok Sejumlah Orang Tak Dikenal, Pelaku Diburu Polisi

Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi di Sumatera Utara. Seorang wartawan media online  bernama Jefri Bharata Lubis menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tak dikenal. Diketahui, peristiwa tersebut terjadi di salah satu Cafe, di Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal.

Aksi penganiayaan tersebut terekam oleh dua sudut kamera CCTV. Awalnya Jefri yang mengenakan kemeja kotak-kotak tengah duduk dan berbincang dengan seorang pria berkaos putih. Tak lama kemudian pemuda yang berambut cepak itu melayangkan pukulan terhadap Jefri dan langsung berlari pergi.

Jefri yang terlihat kebingungan tampak berdiri, namun sejumlah orang kemudian datang dan menyerang wartawan berusia 42 tahun itu hingga ia mencoba lari dan menyelamatkan diri ke bagian dalam Café.

Namun ia tertangkap hingga dipukuli secara beramai-ramai. Dalam video yang beredar, Jefri terlihat dipukuli oleh tiga orang pria yang masih belum diketahui identitasnya. Artinya, ada sekitar empat orang pelaku yang saat itu melakukan penganiayaan terhadap Jefri.

Kejadian tersebut menghembuskan desas-desus kencang bahwa sang wartawan dianiaya akibat diduga kerap memberitakan aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Mandailing Natal.

Aksi penganiayaan itu kini telah dilaporkan Jefri bersama wartawan lainnya ke Polres Mandailing Natal. Kapolres Madina AKBP M Reza Chairul mengatakan pihaknya telah menindak lanjuti laporan tersebut.

“Laporan sudah ditindaklanjuti. Jajaran Satuan Reserse Kriminal langsung bekerja dengan maksimal,” ujarnya, Sabtu (5/3/2022).

Pemeriksaan TKP dan bukti rekaman CCTV pun dilakukan untuk mengidentifikasi para pelaku. Ia pun mengimbau tegas kepada pelaku penganiayaan untuk segera menyerahkan diri sebelum adanya tindakan tegas dan terukur dari pihak kepolisian

Comments

Popular posts from this blog

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution Tinjau Posko BNPB yang Disiagakan

TNI AL Tangkap Kapal Kayu yang Bawa 23 Calon PMI Ilegal di Perairan Asahan

Erick Thohir kagum dan beri bonus Rp200 juta untuk Karo United FC