Kekaguman Menteri BUMN Erick Thohir kepada semangat Laskar Simbisa yang dipertontonkan anak-anak Karo United yang menjadi juara Liga 3 Nasional ditunjukkan dengan memberikan bonus sebesar Rp200 juta kepada Karo United FC. "Ternyata Sumatera Utara memang masih banyak menghasilkan pemain sepak bola kelas nasional dan itu terlihat jelas saat Karo United menjadi juara Liga 3 Nasional. Kita sejak dulu kenal hebatnya sepak bola Sumut dengan kehadiran PSMS, walau sekarang terjadi penurunan dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Jawa. Karo United yang merebut juara Liga 3 Nasional akhirnya membuktikan kebangkitan sepak bola Sumatera Utara," demikian disampaikan Erick Thohir melalui Presiden Karo United Theophilus Ginting yang juga Wakil Bupati Karo. Erick Thohir yang juga Menteri BUMN diketahui pernah memiliki Inter Milan, klub bola ternama dari Italia dan juga menjadi pendukung utama Persis Solo yang juara Liga 2 Nasional dan dikomandoi oleh Gibran. Erick merupakan sosok yang m...
Telah ditetapkan sebagai tersangka, influencer Indra Kenz disebut berusaha menutupi semua informasi saat menjalani penyelidikan. Indra bahkan disebut telah menyembunyikan handphone serta laptop yang digunakan untuk melakukan perannya sebagai afiliator Binomo. Hal ini diungkap oleh Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Whisnu Hermawan dalam wawancara dengan Aiman Kompas TV. "Indra Kenz ini menutupi semua informasi kepada polisi," kata Whisnu dikutip dari YouTube Kompas TV. "Dia menghilangkan bukti handphone-nya, dia menghilangkan bukti laptop-nya. Bahkan dia menyampaikan pada penyidik, bahwa dia bukan afiliator, tetapi dia pemain biasa, bukan perekrut," lanjut Whisnu. Saat ditanyakan lebih lanjut soal binomo, Indra Kenz bersikeras mengaku tidak tahu dan tidak mengenal adanya binomo. "Saya tanyakan pada dia 'bagaimana saudara bisa jadi afiliator di binomo,' dia katakan dia bukan affiliator, 'saya pemain biasa, saya tidak kenal dengan adanya bino...
Sebanyak 12 pasangan bukan suami istri terjaring razia penyakit masyarakat saat malam Ramadan, Sabtu (2/4/2022) malam. Mereka kedapatan berduaan di kamar hotel dan kos di Pematangsiantar, Sumatra Utara (Sumut). Di antara mereka yang diamakan ada yang masih remaja. Kabid Sosial Dinsos Pematangsiantar Risbon Sinaga mengatakan, 12 pasangan mesum ini kemudian dibawa petugas untuk dilakukan pendataan. "Ada 12 pasangan kami amankan," ucapnya, Minggu (3/4/2022). Mereka yang terjaring diberikan surat pernyataan untuk tidak mengulang perbuatannya. Setelah didata dan dibina seluruh pasangan dipulangkan kepada keluarganya. Risbon Sinaga juga meminta semua pihak menghargai umat muslim yang menjalankan ibadah Ramadan. "Ini kan pertentangan dengan agama dan sosial, jadi kami amankan," katanya.
Comments
Post a Comment