Jelang Hari Valentine, Satpol PP Razia Kondom di Minimarket
Iqbal meminta agar pihak minimarket untuk sementara waktu tidak menjual kondom secara bebas. Apalagi jelang Valentine Day.
"Sehingga untuk meminimalisir itu salah satu yang kita lakukan adalah kami minta para pelaku usaha untuk tidak memajang alat kontrasepsi sehingga akses terhadap alah kontrasepsi itu bisa dibatasi," jelasnya.
"Kita sampaikan agar kiranya para karyawan itu tidak menawarkan itu atau tidak menjual itu kepada anak-anak remaja sehingga hal-hal negatif bisa diminimalisir terjadi," menambahkan.
Lebih lanjut, Iqbal juga menekankan agar hotel hingga wisma lebih selektif lagi menerima tamu. Apalagi Hari Valentine kerap dirayakan anak di bawah umur.
"Ada kegiatan-kegiatan lain yang mungkin kita lakukan. Di malam Valentine dan menjelang malam Valentine. Kita bergerak mendatangi hotel-hotel, wisma-wisma, untuk tidak menerima tamu yang tidak memiliki alasan yang jelas untuk menginap," tegasnya.
"Seperti misalnya mereka tidak punya identitas pernikahan. Apalagi belum punya KTP itu dibatasi betul jangan sampai hal-hal negatif terjadi di momentum malam Valentine," tutupnya.
Selain Makassar, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya mengawasi hotel atau tempat penginapan di Kota Pahlawan, Jatim, yang diduga menjadi tempat prostitusi saat Hari Valentine yang dirayakan setiap 14 Februari
Camat diminta untuk melakukan pengawasan terhadap toko swalayan atau sejenisnya yang menjual peralatan valentine seperti bingkisan cokelat berisi alat peraga kontrasepsi alias kondom.
Selanjutnya, camat diminta melakukan razia penjualan bunga valentine atau prasarana lainnya di jalan raya, Traffic Light (TL) dan pedestrian yang mengganggu lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan.
Comments
Post a Comment